Cara mengatasi pertengkaran antara suami istri

Cara mengatasi pertengkaran antara suami istri

posted in: Blog   0
Cara mengatasi pertengkaran suami istri
Cara mengatasi pertengkaran suami istri

Cara mengatasi pertengkaran antara suami istri dengan cerdas dan tanpa emosi berlebihan. Adalah suatu hal yang lumrah apabila dalam rumah tangga terjadi pertengkaran antara suami dan istri. Seringkali pangkal pertengkaran adalah hal yang sama dan berulang terus, misalkan pertengkaran yang disebabkan oleh problem keuangan rumah tangga.
Pertengkaran terjadi karena pasangan sering mengabaikan kebutuhan suami atau istri, yang ingin didengarkan atau dikabulkan permintaannya.

Pertengkaran tentang hal yang sama dan berulang terus akan menyebabkan lelahnya pikiran suami istri. Peretengkaran semacam ini sering dialami oleh mayoritas pasangan suami istri, sehingga anda tidak perlu berkecil hati.
Anda dan pasangan dapat mengubah kondisi ini menjadi lebih baik. Anda dan pasangan harus saling mendengarkan agar satu sama lain tidak merasa tersakiti.

Di bawah ini adalah rangkuman saran dari pakar terapis rumah tangga dan konsultan rumah tangga, yakni cara mengatasi pertengkaran suami istri dengan cerdas. Serta cara mengatasi pertengkaran rumah tangga tanpa emosional yang berlebihan. Para pakar menyarankan 5 (lima) hal yang harus dilakukan pasangan suami istri, agar topik pertengkaran yang sering terjadi dapat diselesaikan.

  • Mengenali akar penyebab pertengkaran. Hal terpenting adalah memahami penyebab utama yang menjadi sumber pertengkaran suami istri. Apakah suami istri mempunyai pengertian dan paham yang sama atas akar masalah yang menyulut pertengkaran. Sering terjadi, bahwa suami dan istri tidak memahami akar masalah yang menjadi pertengkaran.
    Masing-masing mempunyai persepsi sendiri dan merasa benar sendiri atas sumber pertengkaran. Perbedaan persepsi yang tidak akan menemukan titik temu solusi pertengkaran.
  • Menemukan solusi win win bagi suami istri. Pasangan suami istri harus duduk bersama dan memikirkan solusi secara bersama-sama. Dalam diskusi mencari solusi, fokuskan pada tujuan yang ingin digapai dalam membangun rumah tangga. Pada saat diskusi hendaknya para pihak mengendurkan emosi. Kurangi ego masing-masing agar diperoleh solusi yang membuat nyaman suami dan istri.
    Jangan sampai terjadi, pertengkaran berakibat melukai hati pasangan suami istri. Pada saat mengambil keputusan tanpa emosi tinggi, niscaya solusi masalah pertengkaran akan melegakan pasangan suami istri.
  • Mencari mediator yang disepakati bersama oleh suami istri. Apabila suami istri sulit menemukan titik temu atas sumber pertengkaran, maka jangan sungkan untuk minta pertolongan pihak ketiga sebagai mediator. Tentunya mediator yang disepakati bersama, serta mampu bertindak netral dalam menyelesaikan pertengkaran yang terjadi.
    Biasanya mediator dapat berpikir jernih dalam melihat sumber pertengkaran, sehingga dapat menemukan solusi yang dapat diterima oleh pasangan suami istri.
  • Jangan merasa benar sendiri dan menyalahkan pasangan. Pakem umum dalam pernikahan adalah, bahwa relasi suami istri berlandaskan sikap saling percaya. Artinya masing-masing pihak menjaga integitas dalam membangun rumah tangga. Apabila salah satu pihak sudah melupakan integritas, dapat dipastikan akan timbul pertengkaran.
    Kembalikan marwah integritas dalam rumah tangga, serta jangan saling menyalahkan satu sama lain. Menjunjung tinggi empati dalam menjalin relasi pasangan suami istri. Serta saling menghormati di antara suami dan istri.
    Bersikap saling melengkapi apabila salah satu pasangan memiliki kekurangan. Hindari ego centris yang menjadi cikal bakal pertengkaran. Selalu mendengarkan pasangan ketika sedang bicara ataupun curhat masalah keseharian. Komunikasi terbuka merupakan faktor kunci sukses dalam membangun rumah tangga yang harmonis.
  • Saling memberi untuk kebutuhan pasangan. Atensi dari masing-masing pihak akan membuat pasangan bahagia dan gembira. Biasakan memberi atensi kepada pasangan dari hal-hal kecil. Gunakan mata hati saat memberikan atensi kepada pasangan. Ketulusan hati saat memberikan atensi akan menguatkan pondasi relasi suami istri.
    Ketika anda sudah berani memutuskan untuk menikah, anda mestinya sudah siap dengan konsekuensinya. Konsekuensi harus mampu memberikan perhatian kepada pasangan. Konsekuensi berupa tanggung jawab terhadap pasangan, tidak bisa lagi hanya memikirkan diri sendiri.
    Anda sudah terikat komitmen dengan pasangan dalam lembaga pernikahan. Apabila anda dapat memahami arti komitmen dan integritas, niscaya pertengakaran yang terjadi bakal dapat diselesaikan dengan cepat.

Demikian sajian artikel “Cara mengatasi pertengkaran¬†antara suami istri” dari Blog Classy Tent Decor. Klik dan follow Instagram Classy Tent Decor untuk mengetahui update portofolio serta dekorasi Lamaran dan dekorasi pernikahan model baru. Untuk permintaan price list dekorasi silakan mengisi Contact Forms.

Sumber gambar ilustrasi Pixabay.

Leave a Reply