Mengatur keuangan rumah tangga setelah menikah

Mengatur keuangan rumah tangga setelah menikah

posted in: Blog   0
Mengatur keuangan rumah tangga
Mengatur keuangan rumah tangga

Bagaimana cara mengatur keuangan rumah tangga setelah menikah? Dalam kesempatan ini Blog Classy Tent Decor akan membagikan tips praktis dalam mengatur keuangan rumah tangga, yakni setelah pesta pernikahan anda yang meriah selesai.

Well, sejatinya kehidupan rumah tangga dimulai setelah pesta pernikahan selesai. Setelah pesta selesai, tiba saatnya anda memulai kehidupan bersama dengan pasangan anda. Kini anda sudah mempunyai “kerajaan” rumah tangga sendiri, tidak lagi hidup bersama orang tua anda.

Merancang keuangan rumah tangga dengan cerdas, kemudian menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari akan berdampak terhadap rumah tangga yang harmonis dan bertanggung jawab.

Tips sukses mengatur keuangan rumah tangga setelah menikah adalah saling terbuka di antara pasangan. Ketika masih lajang, anda bebas menggunakan 100% hasil keringat anda. Namun setelah menikah, anda dan pasangan harus mengelola keuangan rumah tangga secara bersama.

Untuk itu, sebaiknya anda dan pasangan duduk bersama, mulai membuat anggaran pendapatan dan belanja rumah tangga.
Uraian di bawah ini menggunakan asumsi, bahwa anda dan pasangan mempunyai profesi sebagai karyawan.
Pada umumnya, profesi karyawan mempunyai pendapatan tetap setiap bulannya. Dan pada periode tertentu mempunyai pendapatan yang besarannya tidak tetap, misalkan: Jasa Produksi, Bonus, Insentif, Uang Lembur, Uang Perjalanan Dinas, dan sebagainya.

Mengatur keuangan rumah tangga bulanan dimulai dengan membuat Rencana Penerimaan dan Pengeluaran rumah tangga dalam sebulan.
Rencana Penerimaan dibuat berdasarkan gabungan Pendapatan bulanan yang bakal anda dan pasangan terima, misalkan: Gaji dan Tunjangan kerja yang pasti diterima, hasil bunga Deposito, hasil bunga Tabungan, serta penghasilan tetap lainnya.

Rencana Pengeluaran yang meliputi keperluan utama biaya-biaya rumah tangga, misalkan: Makan dan minum, Transportasi (BBM, Toll, Parkir, Perawatan kendaraan bermotor), Listrik PLN, Iuran Kebersihan dan Keamanan, PAM, Iuran premi BPJS Kesehatan, Pulsa dan Paket Data, Perawatan badan, Iuran Olahraga, Rekreasi, dan sebagainya.

Kemudian dibuat Rencana Pengeluaran Non Biaya, misalkan: angsuran KPR, angsuran Kendaraan Bermotor, angsuran Pinjaman Koperasi, Cadangan Dana Darurat, Cadangan Dana Investasi, Cadangan Dana Pendidikan, Cadangan Dana Liburan, Dana Investasi Usaha Sampingan, dan pengeluaran non biaya lainnya.

Kesuksesan dalam mengatur keuangan rumah tangga adalah: adanya keterbukaan dan kebersamaan, selalu melakukan evaluasi atas rencana dan realisasi keuangan secara bersama. Tulislah semua rencana anggaran dan realisasi biaya rumah tangga tersebut.

Pasca pesta pernikahan merupakan saat yang tepat untuk membangun: kebersamaan, keterbukaan, serta kejujuran dengan pasangan anda. Selamat menempuh hidup baru dengan pasangan anda. Salam bahagia.

Leave a Reply